GRAFIK GOLD DINAR DAILY

Gold Comparison 70-80 dan 2000-2014 fr Imam Semar

Gold Comparison 70-80 dan 2000-2014 fr  Imam Semar

Sunday, October 4, 2009

Productivity Agent : Makmur Bersama Tetangga


Dari Aisyah Radhiyallahu 'anha berkata : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda. "Artinya : Jibril terus menerus berwasiat kepadaku untuk berbuat baik terhadap tetangga, sampai-sampai aku mengira dia akan menjadikannya sebagai ahli waris". Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (6014) dan Muslim (2624).

Keindahan Islam akan terasa semakin indah bila setiap detil ajaran agama ini bisa kita implementasikan/amalkan dalam berbagai kehidupan sehari-hari. Dalam hidup bertetangga sehari-hari misalnya, di hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mewasiatkan secara terus menerus (untuk menekankan keseriusan) agar kita berbuat baik kepada tetangga.

Dalam hadits lain dari Anas Radhiyallahu 'anhu dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda "Artinya : Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, tidaklah seorang hamba itu beriman, sehingga dia mencintai tetangganya -atau berkata : saudaranya- sebagaimana dia mencintai dirinya". Juga ada hadits lain lagi yag artinya “Tidaklah disebut mukmin orang yang kenyang sedangkan tetangga di sampingnya kelaparan".

Menurut jumhur ulama, dalam Islam yang disebut tetangga adalah tetangga dalam radius 40 rumah (ke kanan, kiri, depan dan belakang) atau berarti 160 rumah sekitar kita.

Di jaman yang sangat individualistik sekarang, mungkinkah kita bisa tahu kalau tetangga kanan kita rumah yang ke 25 misalnya kelaparan ?. Jangankan rumah yang ke 25, tiga rumah di kanan kiri kita-pun mungkin kita tdak tahu.

Lantas di jaman seperti ini kewajiban kita terhadap tetangga agar mereka tidak kelaparan apakah gugur ?; tentu tidak !. Sebagai agama akhir jaman, semua ajaran ini akan tetap valid sampai hari kiamat….termasuk berbuat baik dan mencegah kelaparan di lingkungan tetangga kita seperti dalam hadits diatas.

Lantas bagaimana caranya kita bisa berbuat baik dan melayani tetangga dalam radius 40 rumah di jaman yang sangat individualistik ini ?. System yang efektif yang di jalankan oleh orang orang yang memiliki motivasi yang benar dan drive yang memadai dalam dirinya – insyallah akan bisa membantu mengimplementasikan ajaran ini.

Waktu masih di industri asuransi beberapa tahun silam, saya pernah belajar dari salah satu perusahaan asuransi terbesar di dunia yang memiliki jaringan agen yang sangat efektif di lingkungan tetangga, mereka menyebutnya Partner in Neighborhood. Tugas mereka mengolah seluruh potensi asuransi di lingkungan tetangga, memasarkan produk yang tepat untuk mereka dan melayani mereka untuk segala permasalahan asuransi yang mereka hadapi. Dari program Partner in Neighborhood yang berjalan secara efektif inilah perusahaan tersebut menjadi sangat besar – bahkan konon dana premi yang dikumpulkannya setiap tahun setara dengan GDP salah satu negara kecil di dunia !.

Pelajaran yang bisa kita petik adalah, mereka ini tidak memiliki ajaran yang indah untuk melayani tetangga seperti yang kita umat Islam punya. Mereka juga tidak memiliki motif yang luhur untuk berbuat baik terhadap tetangga, motif mereka ya jualan asuransi itu tadi. Yang mereka miliki hanya system yang dijalankan dengan disiplin sehingga bisa efektif.

Kita memiliki ajaran yang sangat baik untuk melayani tetangga ini; kita juga memiliki motif yang luhur yaitu pingin bisa masuk kedalam kelompok orang yang disebut ‘mukmin’ dalam hadits tersebut diatas. Yang kita perlukan sekarang adalah tinggal men-develop system yang efektif untuk neighborhood management atau pengelolaan tetangga ini.

Saat ini kami sedang mengembangkan system yang kami beri nama Direct1st® untuk menunjang program GeMa Produktif yang kami mulai perkenalkan dalam tulisan sebelumnya. Sengaja kami beri nama kebarat-baratan, agar mudah diterima di pasar yang lebih luas. Disamping itu juga untuk membedakan dengan jelas antara system Direct1st® ini dengan system Multi Level Marketing (MLM) yang sekarang banyak beredar di masyarakat.

Tiga perbedaan yang sangat mendasar antara system Direct1st® dengan MLM tersebut adalah:

Pertama semua agen dari Direct1st® yang selanjutnya kita sebut Productvity Agent (PA) adalah Direct and First contact dari kita yang mengelola system ini; tidak ada layer lain antara kita dengan para agen kita. Dengan demikian jalur distribusi produk berupa barang atau jasa sampai ke tangan pengguna menjadi sangat dekat, produk akan murah – lebih murah dari yang ada di minimarket atau super market.

Dalam system MLM sesuai dengan namanya; Agen MLM yang menjual produk sampai ke tangan konsumen adalah sudah agen level ke sekian dari perusahaan yang mengelolanya. Panjangnya jalur membuat banyaknya level yang harus kebagian jatah, sehingga produk MLM akan cenderung lebih mahal dari harga yang seharusnya. Itulah sebabnya sangat jarang kita bisa jumpai produk MLM yang juga available di toko biasa misalnya – karena kalau ada di toko – jalur toko ini kemungkinan besar akan masih lebih murah.

Perbedaan kedua terletak pada aliran produk. Dalam system MLM, produk yang dipasarkan adalah hanya produk perusahaan MLM atau vendor-vendornya. Agen MLM pada umumnya hanya menjual produk yang disediakan perusahaan tersebut. Dalam system Direct1st® PA tidak hanya menjual produk; PA juga dapat memperkenalkan produk-produk mereka kedalam system Direct1st® sehingga produk tersebut ikut dijual oleh ribuan PA lainnya. MLM menerapkan jalur distribusi produk satu arah, sebaliknya Direct1st® memiliki dua arah jalur distribusi.

Perbedaan ketiga terletak pada motif. Dalam MLM motif utama adalah menjual produk berupa barang atau jasa. Dalam system Direct1st® motif utama kita adalah berbuat baik kepada tetangga agar kita bisa masuk golongan ‘mukmin’; balasan atas kebaikan kita tidak harus dari tetangga yang kepadanya kita berbuat baik tersebut, balasan bisa dari mana saja – berbagai jalan yang diberikan Allah Yang Maha Kaya untuk membalas kebaikan kita sesuai janjinya Hal Jaza ul Ihsan Illal Ihsan, tidak ada balasan atas kebaikan selain kebaikan pula.

Lantas apa kaitannya system Direct1st® dengan kewajiban kita mencegah adanya tetangga yang kelaparan ?. Dengan system pemasaran baru Direct1st® seorang agen PA dapat mendorong tetangganya yang berpotensi (dia toh diwajibkan agama untuk melayani 160 tetangganya !) untuk bisa memproduksi sesuatu yang baik.

Selama ini kalau kita bisa mengajari ketrampilan ke tetangga-tetangga kampung kita untuk memproduksi sesuatu, problem utamanya pemasaran bukan ?. Nah problem utama pemasaran inilah yang kita insyaallah akan solve dengan jalur pemasaran yang efektif yang kita sebut Direct1st® ini.

Dari pasar yang efektif inilah kemakmuran insyallah bisa merata; inilah sebabnya marketing tagline program ini seperti yang ada di logo diatas kita sebut First in Wealth Distribution…insyallah kita bisa menyebarkan kemakmuran disekitar kita, insyallah kita bisa makmur bersama tetangga…Insyaallah.

Catatan : Pendaftaran untuk menjadi Productivity Agent ini menunggu system yang kami kembangkan siap, nantinya akan bisa mendaftar di http://www.direct1st.com. Agen-agen GeraiDinar karena sudah terseleksi sebelumnya, insyallah bisa otomatis jadi Productivity Agent ini

0 comments:

Post a Comment